Thursday, March 26, 2015

Various Types of People

Some of people have a good sense of humour,
Some people are very serious,
Some people are oriented towards science,other towards literature,some are very artistic,
Some are....They have a hard time figuring out what they are.
but they know how to have a good time.There are people of different personalities
What kind of personality Allah has given to you and then work in accordance with that.

Every single person have their own character and personality.They can't force you to be like them,another side you also can't force them to be like you.

Allah made personalities every person very very very different.And everybody should try to figure out what their personality is like as much as they can.
and then,in accordance with that,figure out what is the most they can make of their opportunity.
what are the most they can and what are challenge in their personality.

If someone is able to recognize their weakness then they are able to make connections,make friends,put themselves around people that turned that cover for that weakness.they recognize that weakness and they cover for that weakness.
If you surround yourself with people that have the same weakness as you,they have the same problem as you,like if you have a terrible sense of humour,you have no restrictions on your sense of humour.and you become friends with other people who also have no breaks in their sense of humour.
Not very good things will come out of that relationship.
You need somebody to stir things up.
You serious,everybody around you are very serious,your friends are super serious...ooooohhh that is a very depressing life.You need somebody to stir things up. 

Now in terms of deen,in terms of what Allah wants you to do in your life,everybody should instead of complaining or you only get happy when good things happen,and you get super depressed when bad things happen.
The reality of it is each of you will have your share of good and bad in this world.And you need to make the most of it given your personality.Given Your STyle.

Halal itu Harus

Bagi seorang mukmin, makanan halal adalah syarat mutlak…. Sayidina Abu Bakar memilih untuk muntah daripada menelan makanan haram… Wali dan sufi sufi memilih tidak makan daripada memakan makanan yang subhat…..salah satu sebabnya karena jika kita makan makanan yang halal hati kita menjadi bersih dan mudah untuk melakukan ibadah serta apapun yang dperintahkan oleh Allah, begitu juga sebaliknya makanan yang haram akan menggelapkan hati dan membuat kita sulit beribadah.Itu sebabnya sebagai hamba Allah, kita harus menjaga diri kita, anak anak kita, keluarga dan siapa saja dari makan makanan haram agar kita mudah beribadah dan dekat kepada Rabb kita.
Mungkin pernah kita berfikir,kenapa doa-doa kita belum dikabulkan oleh Allah,walaupun kita yakin apapun keputusan yang Allah tetapkan untuk kita adalah yang terbaik.
Beberapa hal yang mungkin kita anggap sepele bisa jadi alasan mengapa doa kita tidak terijabah.
seperti satu gambaran kisah Ibrahim bin Adham dibawah ini.


Ibrahim bin Adham merupakan seorang yang dikenal ahli ibadah, zuhud dan tinggi tawakalnya kepada Allah. Pada suatu hari setelah selesai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke masjid Al-Aqsa.Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat Masjidil Haram.Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak di dekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya.
Tiba-tiba ia mendengar percakapan dua malaikat tentang dirinya."Itu Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara' yang doanya selalu dikabulkan Allah SWT," kata malaikat yang satu."Tetapi sekarang tidak lagi, doanya ditolak karena empat bulan yang lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat Masjidil Haram," jawab malaikat yang kedua.
Ibrahim bin Adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama empat bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan amalan-amalan lainnya tidak diterima oelh Allah SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya."Astaghfirullah....," Ibrahim beristighfar.Ia langsung berkemas berangkat lagi ke Makkah menemui pedagang tua penjual kurma untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.Begitu sampai di Makkah, ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, akan tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda,"Empat bulan yang lalu saya membeli kurma di sini dari seorang pedagang tua. Kemana ia sekarang?" tanya Ibrahim."Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma," jawab anak muda itu."Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan?"katanya.Kemudian Ibrahim menceritakan peristiwa yang dialaminya, anak muda itu mendengarkan dengan penuh hikmat."Engkau sebagai ahli wairs orang tua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur aku makan tanpa seizinnya?" tanya Ibrahim."Bagi saya tidak masalah, Insya Allah saya halalkan, tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatasnamakan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya," jawab pemuda itu."Dimana alamat saudara-saudaramu? Biara saya temui mereka satu persatu," tutur Ibrahim.
Ibrahim bin Adham pun bergegas, walaupun tempatnya berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalalkan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh Ibrahim.Empat bulan kemudian, Ibrahim bin Adham sudah berada di bawah kubah Sakra lagi dan tiba-tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap-cakap."Itulah Ibrahim bin Adham yang doanya tertolak gara-gara makan sebutir kurma milik orang lain," kata malaikat yang satu."Oh... tidak lagi sekarang, sekarang doanya sudah makbul lagi. Ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain, dan sekarang ia sudah bebas," jawab malaikat yang kedua.Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. Empat bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al-Aqsa dan seperti biasa, ia suka memilih tempat beribadah pada sebuah ruangan di bawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusyuk sekali.


Subhanallah...kita bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut ,
itu hanyalah sebutir kurma,tidak akan mengenyangkan kalaupun kita makan,
tapi bagaimana akibatnya kalau kita mendapatkan makanan tersebut dengan cara yang subhat,apalagi haram.Naudzubillah.
Makanan yang kita makan sangatlah berpengaruh akan doa kita ,permohonan kita terhadap Allah bisa tidak akan terijabah bila kita tidak berhati-hati dalam makanan yang kita makan.Astaghfirullah. 


Kehalalan suatu makanan diatur dalam syariat dari jenis makanan itu sendiri, cara memperolehnya, cara mengolahnya dan cara menyajikannya. Makanan yang sudah jelas jelas halal, jika penyajiannya kurang tepat, bisa menjadi haram. Contohnya ayam, dari jenisnya termasuk makanan yang halal, Tapi ayam bisa menjadi haram jika cara sembelih ayam tidak sesuai dengan syariat.Ayam yang halal bisa menjadi haram karena ayam tersebut masuk dalam kategori bangkai. Jika sudah disembelih, masih ada hal hal yang perlu dicermati dalam penyajiannya. Ayam yang sudah disembelih sesuai syariat jika dimasak bersama angciu atau arak, menjadi benda yang haram untuk dimakan.
dan seperti contoh kisah sebutir kurma diatas,kurma adalah halal,tapi akan bisa menjadi subhat kalau itu tidak jelas milik siapa kurma yang kita makan.dan akan menjadi haram kalau kurma itu kita dapatkan dari hasil mencuri.

jadi apapun yang kita dapatkan ,selalu untuk berhati-hati menjaga diri dari hal-hal yang menghalangi terijabahnya doa kita.
HALAL sudah menjadi syarat mutlak untuk apapun yang kita makan,kita lakukan,darimana kita memperoleh nafkah,dan cinta yang kita dapatkan pun haruslah berlabel "HALAL".




Dinding Facebook

Beberapa orang sering meng-up date status konyol mereka dengan kata-kata yang  tidak jelas, entah apa tujuannya ,mungkin karna saking "gandrung" nya dengan media social,pengen numpang beken, cari perhatian dan pengen dapet like atau comment-comment biar postnya rame seperti : 
> Ngantuk
> Dingin . . .
> Sakiiiitt.
> B.E.T.E. . . .
> Capek
> Puanass buaget neh !
> Arghhh .. . !!!!
> Gile tuh org !
> Aku masih menanti . . .
> Galau..!!
> Laper...
> lagi makan update status
> mau mandi update status
dan masih banyak sekali post-post konyol apalagi ala "alay" di facebook wall.mungkin dalam tidurpun kalau jempol masih bisa ngetik di keypad buat update status,mereka masih bikin tuh status-status konyol..-_-

Sebenernya tahukah kamu darimana sih asal muasal Wall facebook itu ???


1. Tembok Ratapan
Ibu Kota Israel yang luasnya sekitar 700 kilometer ini adalah kota yang berdiri di sekitar pegunungan yang indah. Penuh dengan situs-situs suci bagi umat berbagai agama, sehingga menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Tembok Barat alias Tembok Ratapan, misalnya. Dinding bait suci di Jerusalem yang dibangun oleh Raja Salomon atau Sulaiman dan Bait Suci itu hancur ketika Israel diserbu tentara Romawi pada 70 Masehi. Bangsa Yahudi percaya tembok ini tidak ikut hancur karena di tempat ini berdiam Shekhinah. Dengan demikian, berdoa di tembok ini sama artinya berdoa kepada Tuhan. Biasanya, peziarah dari berbagai penjuru dunia juga menyelipkan kertas doa di sela-sela batu tembok ratapan.
Tembok ini dulunya dikenal hanya sebagai Tembok Barat, tetapi kini disebut “Tembok Ratapan” karena di situ orang Yahudi berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.

2. Apakah Hubungan Tembok Ratapan dengan Wall Facebook?
Kenapa di Facebook mempunyai Wall (Dinding/Tembok)? Karena pemiliknya -Mark Zuckerberg- adalah orang Yahudi – walau kabar terakhir dia mengproklamirkan diri sebagai atheis-, (mungkin) terinspirasi dari salah satu tempat suci Yahudi di Yerusalem yang bernama Tembok Ratapan. Dimana kaum Yahudi melakukan ritual ibadah dengan berdoa dan meratapi dosa-dosa mereka dengan penuh penyesalan. Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu. Itulah (mungkin) inspirasi Facebook Wall, untuk curhat, dan sebagainya.

3. Tembok Ratapan = Wall Facebook?
Tembok ratapan itu kini masih berdiri, dan masih banyak orang datang ke sana untuk berdoa dan meratap, sekaligus menuliskan harapan-harapannya lalu menyelipkannya ke dinding- dinding tembok itu. Nah, kini ada sebuah tembok baru yang dibuat di luar tembok ratapan itu. Jika yang datang ke tembok ratapan sebagian besar adalah orang-orang yahudi, maka di tembok baru itu, yang datang meratap bukan saja orang-orang yahudi, tetapi juga orang-orang Muslim dan orang-orang umum. Mereka dengan leluasa meratap, mengeluarkan keluh kesahnya, menuliskan harapan-harapannya, dan menghaturkan doa-doanya. Bahkan, jika Tembok Ratapan di Palestina hanya sedikit pengunjungnya, itu pun tidak setiap hari, maka tembok yang baru ini selalu dipenuhi oleh pengunjung dari segala penjuru dunia tiap harinya. Bahkan ada yang setiap hari tidak pernah meninggalkan tembok baru ini saking khusyuknya ibadah mereka di tempat itu.
Meski begitu, ia tidak pernah sesak, para pengunjungnya bisa dengan leluasa mengunjungi tembok-tembok itu. Bahkan,mereka diberikan kemudahan dengan dibebaskannya mereka membuat privatisasi pada sebagian tembok tertentu. Mereka bisa menuliskan harapannya, menyelipkan keluh kesah dan doa-doa panjangnya di dinding- dinding tembok itu, bahkan kini mereka juga dapat menyelipkan foto-foto diri mereka. Mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung lain yang juga menjadi peratap di tembok itu. Kadang, mereka saling bertukar komentar atas keluhan, harapan, doa, atau sekadar celoteh kecil yang disisipkan di dinding mereka. Begitu mudah, begitu akrab, dan begitu alami…
Ya.. tahukah kalian? Kini, tembok ratapan itu bernama Facebook!!! Di Facebook, kita mengenal istilah wall/dinding. Di sana kita biasa mencurahkan isi kepala kita, harapan, doa dan sebagainya. Secara konseptual, ini sama dengan konsep tembok ratapannya orang yahudi. Bedanya, tembok ratapan kita itu adalah tembok maya, sementara tembok ratapan orang yahudi itu bersifat nyata.

Ya, di sini kita bisa melihat bagaimana orang yahudi itu mengamalkan ajaran agamanya, bahkan sampai di dunia maya. Bukankah pemilik dan penggagas facebook ini adalah orang yahudi?

4. Sekedar Renungan dan Nasehat
Terus terang hati ini merasa tidak enak melihat banyak status tidak jelas dan kurang bermanfaat muncul dari account teman-teman. Tidak mengapa jika yang ditulis atau disampaikan berupa ilmu, nasehat atau info-info yang bermanfaat. Namun kalau sekedar isi hati, luapan perasaan, kekecewaan, kegaguman atau entah apapun namanya yang kiranya tidak bermanfaat maka kiranya tidak perlu ditulis/ disampaikan lewat fb atau yang lainnya. Selain hal itu sia-sia, hal tersebut juga tidak baik untuk menjaga ‘privasi’ dan muru’ah/kehormatan diri. Hendaknya kita senantiasa menjaga waktu kita, jangan hanya dihabiskan untuk sekedar update status atau membalas/berkomentar pada status- status yang tidak jelas.

So...Let's use this facebook wisely.....!.....^_^

and THE BEST  place to share everything is just to Allah...

Tuesday, March 24, 2015

ش ياسر الدوسري وفي ختمة لا توصف بكى و أبكى من خلفه 1434هــ كاملة

Mishary Rashid Alafasy - Hadith Qudsi (Astaghfirullah).flv







 قَالَ الله تَعَالَى: ] يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلاَ أُبَالِيْ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِيْ، يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِيْ بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيْتَنِيْ لاَ تُشْرِكْ بِيْ شَيْئًا لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً [ )) رواه الترمذي.